Ngotot Gulirkan KLB, Ketua Demokrat Makassar: Buat Saja Partai Kodok Demokrat Perjuangan!

MAKASSAR — Organisasi sayap Partai Demokrat, Barisan Massa Demokrat (BMD) terus menyuarakan pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) dan mendesak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat.
Ketua Umum BMD, Supandi R Sugondo berani mengklaim seluruh jajaran DPP dan pengurus BMD di Indonesia telah menyepakati hal tersebut.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) pun angkat bicara terkait gerakan penggulingan putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. ARA menyebut pihak-pihak yang ingin menggulirkan KLB adalah orang-orang settingan, by design oleh pihak tertentu yanh hanya mengharapkan cuan belaka.
“Partai Demokrat ada AD/ART. Saya harus bilang bahwa orang-orang yang ingin menggulirkan KLB adalah orang-orang settingan, by design oleh pihak tertentu. Jangan mimpi bisa menggulingkan Ketua Umum AHY,” tegas ARA kepada fajar.co.id, Rabu (3/3/2021).
Gerakan kudeta tersebut sudah tercium sejak lama. Oleh karena itu, kader Demokrat seluruh Indonesia bertekad akan melawan lewat jalur konstitusi. Menurutnya KLB tak akan terjadi jika Majelis Tinggi Partai Demokrat tidak merestui.
“Ini adalah skenario yang sudah lama tercium dengan menunggangi senior dan pendiri Partai Demokrat. Sudah lama terbaca. Terus digaungkan agar cuannya cair. Prinsipnya KLB bisa terjadi jika ada restu dan persetujuan Majelis Tinggi. Ini tidak mungkin. Apalagi 99 persen DPD telah mengucap ikrar setia terhadap kepemimpinan AHY dan menolak KLB,” tutur Wakil Ketua DPRD Kota Makassar itu.
ARA juga mengirim pesan terhadap pihak-pihak yang dianggapnya pengkhianat tersebut untuk tidak berhalusinasi dan menghayal.
“Ketum meminta seluruh kader tetap solid, rapatkan barisan, jangan mudah terpengaruh dengan suara-suara dengung yang menyesatkan dan memecah konsentrasi. Intinya kita harus fokus dan tidak boleh goyah apalagi terpecah belah terhadap gerakan yang ingin mengobok-obok Demokrat yang sampai hari ini survei elektoralnya semakin hari semakin baik,” cetusnya.
ARA juga menekankan, Demokrat bukan partai kaleng-kaleng yang dengan mudahnya diobok-obok. Sehingga ia menyarakan kepada pihak untuk membentuk partai baru dibanding mengupayakan dualisme dan menggulirkan ketua umum yang sah.
“Sebaiknya yang mau gulirkan KLB buat saja partai baru namanya Partai Demokrat Kodok Perjuangan. Atau Partai Kodok Demokrat Perjuangan. Sampai lebaran kingkong kami akan melawan, solidaritas kader Demokrat semakin kuat dengan isu KLB anda.
“Para kader Demokrat jangan juga terpncing dengan iming-iming dana. Jadi isu kudeta dengan KLB ini justru vitamin buat Demokrat untuk semakin kuat dewasa dalam menghadapi agresor-agresor tersebut,” tutup ARA ketus.
Diberitakan sebelumnya, seruan untuk menggelar KLB semakin santer. Padahal, belum genap satu tahun kepemimpinan AHY. Bahkan, dikabarkan KLB akan dihelat pertengahan Maret.
Supandi Sugindo menyebut ada beberapa kegagalan AHY dalam memimpin partai berlambang mercy tersebut. Hal ini lah yang menjadi dasar barisan massa untuk meminta AHY turun dari jabatannya.
Sejumlah kegagalan yang dimaksud seperti kalahnya AHY dalam Pilkada DKI 2017 lalu. AHY yang diusung sebagai calon gubernur kalah dalam putaran pertama. Kemudian, AHY justru diangkat menjadi komandan tugas utama atau Kogasma Partai Demokrat.
Padahal, tugas yang diemban AHY bisa dibilang cukup berat dan memerlukan pengalaman dalam menjalankan fungsinya. Yakni untuk memenangkan kontestasi pesta demokrasi lima tahunan. (endra/fajar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: